Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya

Peraturan Akademik
  
Sabtu, 13 Maret 2010 08:27
PERATURAN AKADEMIK

Penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unsri menggunakan Sistem Kredit Semester seperti yang tertuang di dalam SK Mendikbud RI No. 124/U/1979 tertanggal 8 Juni 1979. Penyelenggaraan pendidikan dengan menggunakan sistem kredit semester adalah penyelenggaraan dimana program pendidikan satu jenjang lengkap dibagi-bagi dalam program-program semester, yaitu program yang disajikan pada satu semester, beban studi untuk menyelesaikan satu jenjang juga terbagi dalam beban studi semesteran. Dalam sistem pendidikan seperti ini, seorang mahasiswa pada suatu awal semester diberi kesempatan untuk merencanakan dan memutuskan beban studi semester yang akan diambil dan pada akhir semester perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui keberhasilannya dalam memikul beban studi pada semester itu.

A.  Pengertian Dasar dan Karakteristik Utama

  1. Satuan Pendidikan Tinggi

Adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi

  1. Perguruan Tinggi

Adalah satuan pendidikan tinggi yang dapat menyelenggarakan pendidikan program akademik,profesi dan atau vokasi

  1. Semester

Adalah satuan waktu terkecil untuk menyatakan lamanya suatau program pendidkan suatu jenjang. Satu semester setara dengan 16 – 17 minggu kerja penyelenggaraan program yang diikuti oleh evaluasinya pada akhir semester. Dengan demikian, satu semester setara dengan ukuran 18 – 19 minggu kerja, atau sebanyak-banyaknya 22 minggu kerja dengan memperhitungkan evaluasi ulang dan minggu tenang.

  1. Satuan Kredit Semester

Adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan besarnya beban studi mahasiswa, besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa, besarnya usaha yang diperlukan untuk menyelesaikan sutau program (apakah program semesteran atau program satu jenjang lengkap), serta besarnya usaha menyelenggarakan pendidikan bagi perguruan tinggi dan tenaga pengajar.

  1. Beban Studi

Adalah nilai kredit suatu mata ajar yang disajikan di dalam suatu semester, nilai kredit yang diambil oleh seorang mahasiswa untuk suatu program pendidikan (apakah program semesteran atau program satu jenjang lengkap).

  1. Nilai kredit untuk perkuliahan

Nilai satu kredit meliputi 3 macam kegiatan per minggu :

a.       Untuk mahasiswa

1)       50 menit tatap muka terjadual dengan tenaga pengajar, misalnya dalam bentuk kuliah

2)  60 menit acara kegiatan akademik terstruktur, yaitu kegiatan studi yang tidak terjadual tetapi direncanakan oleh tenaga pengajar, misalnya dalam bentuk membuat pekerjaan rumah atau menyelesaikan soal-soal.

3)  60 menit acara kegiatan akademik mandiri, yaitu kegiatan yang harus dilakukan mahasiswa secara mandiri untuk mendalami, mempersiapkan atau tujuan lain suatu tugas akademik, misalnya dalam bentuk membaca buku referensi.

b.         Untuk Tenaga pengajar

1)       50 menit acara tatap muka terjadual dengan mahasiswa

2)       60 menit acara perencanaan dan evaluasi kegiatan akademik terstruktur

3)       60 menit pengembangan materi

  1. Nilai kredit untuk praktikum laboratorium

Satu kredit semester adalah beban tugas di laboratorium sebanyak 2 – 3 jam perminggu selama satu semester.

  1. Nilai kredit untuk skripsi

Satu kredit semester adalah beban tugas penelitian sebanyak 3 sampai 4 jam sehari selama satu  bulan, dimana satu bulan dianggap setara 25 hari kerja.

  1. Nilai kredit untuk praktikum lapangan

Satu kredit semester adalah beban tugas di lapangan sebanyak    4 – 5 jam perminggu selama satu semester.

 

  1. Beban Studi dalam Semester

Beban studi mahasiswa dalam satu semester ditentukan atas dasar rata-rata waktu kerja sehari dan kemampuan individu. Pada umumnya orang bekerja rata-rata 6 – 8 jam selama enam hari berturut-turut. Seorang mahasiswa di lain pihak, dituntut bekerja lebih lama sebab dia tidak saja bekerja pada siang hari tetapi juga pada malam hari. Kalau dianggap seorang mahasiswa normal bekerja rata-rata siang hari 6 – 8 jam dan malam hari 2 jam selama 6 hari berturut-turut maka seorang mahasiswa diperkirakan memiliki waktu belajar sebanyak 8 – 10 jam sehari atau 48 – 60 jam seminggu. Oleh karena satu nilai kredit semester kira-kira setara dengan 3 jam kerja, maka beban studi mahasiswa untuk tiap semester akan sama dengan 16 – 20 kredit semester.

  1. Kemampuan Belajar Mahasiswa

                                Kemampuan seorang mahasiswa dalam satu semester dapat diukur dengan IPs (Indeks Prestasi Semester) yang rumusnya :

                            ( nilai kredit  x  nilai bobot masing-masing mata kuliah yang diambil)

  IPs = --------------------------------------------------------------------------------------

                                                 ( SKS  mata kuliah yang diambil)

           

            Beban studi semester I ditetapkan terlebih dahulu yaitu 20 SKS.

  1. Beban dan Lama Studi

1.       Fakultas Kesehatan Masyarakat mempunyai beban studi sebanyak 149 – 151 sks

2.       Satu tahun akademik terdiri dari dua semester, yaitu semester ganjil   (September – Januari) dan semester genap (Februari – Juni)

3.   Seorang peserta yang karena sesuatu dan lain hal tidak dapat mengikuti pendidikan dalam satu semester tertentu harus mengajukan permohonan cuti yang diajukan kepada Dekan dengan tembusan kepada Rektor. Waktu cuti yang diperkenankan adalah maksimal 2 (dua) semester baik secara berurutan atau tidak. Waktu cuti ini tetap dihitung untuk menentukan lama studi.

4.       Lama studi di FKM adalah 8 – 14 semester  atau 4 – 7 tahun.   

  1. Sistem Penilaian

1.       Nilai yang diperoleh mahasiswa untuk suatu mata ajaran, kerja lapangan, penelitian, skripsi atau seminar dan lain-lain kegiatan akademik, dinyatakan dengan huruf  A (baik sekali), B (baik), C (cukup), D (tidak lulus), E (gagal),            TL (Tidak Lengkap).

2.       Nilai-nilai mata kuliah atau kegiatan akademik lainnya yang diikuti mahasiswa dalam suatu semester dapat diketahui pada akhir minggu kedua setelah berakhirnya suatu semester.

3.       Bila seorang mahasiswa memperoleh nilai E untuk suatu mata ajaran, maka ia diharuskan mengulang mata ajaran tersebut  pada tahun ajaran berikutnya.

4.       Bila seorang mahasiswa memperoleh nilai TL (Tidak Lengkap) maka diwajibkan untuk melengkapi syarat untuk mata ajaran tersebut selambat-lambatnya sampai dua minggu setelah ujian akhir semester.

5.       Apabila telah mencapai waktu yang ditentukan (2 minggu) dan belum ada laporan dari penanggung jawab mata ajaran tentang perubahan nilai, maka nilai TL tersebut berubah menjadi  E (gagal) dan akan digunakan dalam perhitungan indeks Presetasi Semester dan Indeks Prestasi Kumulatif.

6.       Nilai TL tidak digunakan untuk menghitung jumlah kredit yang diperoleh maupun dalam perhitungan Indeks Prestasi suatu semester.

7.       Nilai mata ajaran atau kegiatan akademik dapat diperoleh dari :

a.       Ujian (tertulis atau lisan)

b.       Kuiz

c.        Laporan Praktikum

d.       Kerja Lapangan

e.        Penulisan Skripsi

8.       Seorang mahasiswa yang mendaftar untuk mengikuti suatu mata ajaran, wajib mengikuti kuliah atau kegiatan akademik minimal 80 % harus hadir.

9.       Bila seorang mahasiswa mengikuti proses perkuliahan suatu mata ajaran kurang dari 80 %, maka yang bersangkutan tidak diperbolehkan mengikuti Ujian Akhir Semester kecuali dengan alasan-alasan dan bukti-bukti yang sah dapat diterima.

10.    Semua mata ajaran dapat menyelenggarakan ujian akhir semester bila telah menyelenggarakan perkuliahan sebanyak minimal 12 kali pertemuan terjadwal (diluar UTS dan UAS)

11.    Indeks Prestasi Semester atau nilai mutu rata-rata setiap peserta dihitung segera setelah berakhirnya suatu semester.

12.    Indeks Prestasi Semester akan menentukan jumlah  SKS yang diambil pada semester berikutnya 

13.    Untuk dapat mengikuti tahapan-tahapan semester pada kurikulum FKM seorang peserta dapat mengambil  jumlah SKS seperti berikut :

a.       IPS ≥ 3.00                             : maksimal sebanyak 24 sks

b.       IPS 2.50 – 2.99                    : maksimal  sebanyak 22 sks

c.        IPS 2.00 – 2.49                    : maksimal sebanyak 18 sks

d.       IPS 1.50 – 1.99                    : maksimal sebanyak 16 sks

e.        IPS < 1.50                             : maksimal sebanyak 12 sks

14.    Setiap mata ajaran hanya memberikan ujian akhir semester sebanyak 1 (satu) kali. Mahasiswa yang gagal dalam ujian semester dan tidak lulus dalam mata ajaran tersebut harus mengulang pada semester berikutnya, dimana mata ajaran tersebut diselenggarakan, dengan mengikuti peraturan perkuliahan secara lengkap.

15.    Setiap peserta dapat terus mengulang / poles suatu mata ajaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

  1. Nilai Akhir Mata Kuliah

Nilai akhir mata kuliah (NAMK) berasal dari jumlah kumulatif Nilai Ujian semester, Nilai Ujian Praktikum (kalau ada) dan sekurang-kurangnya 1 (satu) komponen nilai ujian lainnya (Ujian Bab / ujian Mid semester). Perhitungan NAMK memperhatikan bobot dari setiap komponen ujian tersebut.

Contoh :

Mata kuliah X dengan beban studi 2 sks telah diadakan ujian pada semester yang berjalan sebagai berikut.

Ujian Bab 2 (dua) kali, Ujian Mid Semester dan Ujian Semester dengan hasil : Ujian Bab I : C (2), Bab II : B (3), Mid Semester : A (4) dan Semester : B (3).

NAMK adalah :

(0,5 x 2) + (0,5 x 3) + (1 x 4) + (2 x 3)

          (0,5 + 0,5 + 1 + 2)

                Dibulatkan         : 3.00 (B)

                Pembulatan        : ≥ 0.5 menjadi 1,   ≤ 0.5 menjadi 0

Komponen Ujian dapat dilakukan seperti yang terlihat dibawah

                                                                                                   Bobot

  1. Ujian semester                                                                  2
  2. Ujian Mid Semester                                                        1
  3. Ujian Bab                                                                            0.5
  4. Tugas lain                                                                           0.5

Perhitungan nilai suatu mata kuliah dapat menggunakan dua macam acuan :

1.       Acuan Patokan

Skore

Nilai Mata Kuliah

Huruf

Angka

86 – 100

A

4

71 – 85

B

3

56 – 70

C

2

41 – 55

D

1

≤ 40

E

0

 

2.       Acuan Normatif

Skore

Nilai Mata Kuliah

Huruf

Angka

N > (X + 1.5 Sd)

A

4

(X + 0.5 Sd) < N ≤ (X + 1.5 Sd)

B

3

(X  - 0.5 Sd) < N ≤ (X + 0.5 Sd)

C

2

(X – 1.5 Sd) < N ≤ (X – 0.5 Sd)

D

1

N ≤ (X – 1.5 Sd)

E

0

N    = Nilai Ujian mahasiswa

X     = Nilai rata-rata

Sd   = Standard deviasi

  1. Sistem Evaluasi Pembelajaran  

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya (FKM Unsri ) memberlakukan sistem evaluasi proses pembelajaran sebagai berikut :

  1. Mahasiswa yang telah mengumpulkan beban studi antara  149 – 151 sks dinyatakan lulus sebagai Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.KM) apabila telah memenuhi syarat-syarat sebagai berikut.

a.       Lulus Test Prediction TOEFL dengan nilai 400 (sebagai syarat ujian skripsi) lebih jauh mengenai prayarat skripsi dapat dilihat pada buku panduan skripsi FKM Unsri

b.       IP kumulatif  ≥ 2.00

c.        Nilai minimal C untuk mata ajaran :

1.       Agama

2.       Kewarganegaraan

3.       Etika dan Hukum Kesehatan

4.       Metodologi Penelitian

5.       Bahasa Indonesia

  1.  Mahasiswa dinyatakan putus kuliah (Drop Out) bila :

a.       Apabila mahasiswa berturut-turut 2 (dua) semester memperoleh    IPs  ≤ 1.00

b.       Memenuhi ketentuan SK Rektor Unsri No VIII 1411/PT11.1.2/Q/2000 tentang Pedoman Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa Unsri Psl 5 ayat 2 seperti di bawah ini:

c.       Pada akhir tahun kedua tidak dapat mengumpulkan kredit sebanyak 52 sks dan dengan IP kumulatif  ≥ 2.00

d.       Tidak dapat mengumpulkan kredit yang disyaratkan atau telah mengumpulkan kredit yang disyaratkan tetapi mengumpulkan IPK <  2.00 atau IPK > 2.00 dan ada nilai E sampai masa studi maksimal (14 semester / 7 tahun)

  1. Mahasiswa akan diberikan peringatan keras, bila pada 2 (dua) semester secara berurutan mendapat 1.00 < IPsemester < 2.00. Bila peringatan ini secara kumulatif diterima oleh seorang peserta didik selama mengikuti pendidikan di FKM sebanyak-banyaknya 3 (tiga) kali, maka mahasiswa tersebut DIHIMBAU untuk mengundurkan diri dari FKM.

 

  1. Perbaikan Nilai

1.       Mahasiswa diizinkan mengikuti perbaikan nilai pada Semester Khusus dan Semester Reguler dimulai pada semester ke-3 apabila memenuhi syarat sebagai mahasiswa dan tidak dalam status Stop Out dan Drop Out.

2.       Perbaikan Nilai di Semester Reguler

a.       Mahasiswa yang diperkenankan perbaikan nilai adalah mahasiswa yang mempunyai nilai C (2), D (1), dan E (0) pada suatu mata kuliah.

b.       Mahasiswa yang mengikuti perbaikan nilai ini tetap wajib mengikuti perkuliahan minimal 80 % yang disyaratkan, serta wajib mengikuti ujian-ujian dan melaksanakan tugas-tugas yang diwajibkan pengasuh mata kuliah.

 

3.       Perbaikan Nilai di Semester Khusus

a.       Semester khusus adalah semester yang diadakan untuk melakukan kegiatan proses belajar mengajar yang termasuk didalamnya tatap muka, tugas mandiri tersruktur dan ujian-ujiannya

b.       Beban studi atau mata kuliah yang dapat diambil pada setiap semester khusus maksimal 8 sks

c.        Mahasiswa yang melakukan perbaikan pada semester khusus adalah yang mempunyai nilai C (2), D (1) dan E (0)

d.       Mahasiswa wajib mengikuti kegiatan perkuliahan yang disyaratkan secara penuh.

e.        Besar iuran per sks tiap mata kuliah yang harus dibayar pada semester khusus ditentukan sesuai ketentuan yang berlaku.

f.         Diikuti sekurang-kurangnya 20 peserta didik.

g.       Hasil evaluasi mata kuliah pada semester khusus tidak mempengaruhi penentuan beban studi semester berikutnya. 

h.       Semester khusus diselenggrakan dalam rentang waktu paling lama 8 minggu dengan 16 kali pertemuan (minimal 12 kali tatap muka)

 

  1. Nilai Hasil Perbaikan

Nilai hasil perbaikan mahasiswa baik di semester reguler maupun di semester kusus ditetapkan adalah nilai terakhir yang diperoleh sehingga dimungkinkan bisa lebih kecil  atau lebih besar dari nilai awal sebelum perbaikan. Prasyarat mengikuti nilai perbaikan, yang bersangkutan minimal mengikuti perkuliahan tatap muka kelas minimal 80% dari total tatap muka kelas.

  1. Penentuan Pemilihan Bagian

Pemilihan Bagian bagi mahasiswa FKM Unsri  dilaksanakan pada semester VII. Ada 3 Bagian yang ditawarkan  yaitu :

1.       Bagian Administrasi Kebijakan Kesehatan (AKK)

2.       Bagian Gizi Masyarakat

3.       Bagian K3 dan KL

Untuk diterima dalam suatu bagian tersebut, prasyarat minimal yang harus dipenuhi oleh mahasiswa adalah :

a.       Minimal 8 orang yang memilih bagian tersebut

b.       Nilai pada setiap mata kuliah prasyarat setiap bagian tersebut tanpa nilai E  dan  nilai D tidak boleh lebih 50% dari keseluruhan mata kuliah prasyarat setiap bagian.

Mata kuliah prasyarat Bagian AKK :

  1.  
    1. Pengantar Administrasi Kesehatan
    2. Organisasi dan Manajemen Kesehatan
    3. Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan
    4. Manajemen Sumber Daya Manusia
    5. Manajemen RS

Mata kuliah prasyarat Bagian Gizi Masyarakat :

1.       Ilmu Gizi Dasar

2.       Gizi Daur Hidup

3.       Pengantar Gizi Masyarakat

4.       Ekologi Pangan dan Gizi

 

Mata kuliah prasyarat Bagian K3 dan KL :

1.       Dasar-Dasar K3

2.       Hygiene Industri

3.       Penyakit Akibat Kerja

4.       Sistem Manajemen K3

5.       Dasar-Dasar Kesling

6.       Toksikologi Lingkungan

7.       Epidemiologi Kesehatan Lingkungan

8.       Pencemaran Lingkungan

  1. Predikat Kelulusan

Predikat kelulusan FKM terdiri atas 3 tingkat yaitu ;  memuaskan, sangat memuaskan dan cum laude (dengan pujian) yang dinyatakan pada transkrip akademik. Dasar penentuan predikat kelulusan adalah besarnya Indeks prestasi kumulatif, mengacu kepada SK Rektor Unsri  No. VIII- 1411/PT11.1.2/Q/2000 sebagai berikut :

1.       IPK                     2.00 – 2.75 : Memuaskan

2.       IPK                     2.76 – 3.50 : Sangat Memuaskan

            3.       IPK                     3.51 – 4.00 : Dengan Pujian (Maks Satu Nilai C)
 

MAIL LOGIN

STUDENT MAIL

STATISTIK

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini374
mod_vvisit_counterKemarin605
mod_vvisit_counterMinggu ini3086
mod_vvisit_counterBulan ini374
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung702748

INFO PENGUNJUNG

KONTAK KAMI

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya

Gedung Dr. A.I. Mutholib, MPH - Kampus Unsri Indralaya, Ogan Ilir 30662

Jl.Palembang Prabumulih Km.32 Indralaya Sumatera Selatan - Indonesia